Senin, 14 Januari 2013

Seorang Diri

Lihatlah langit itu...
Perlahan hujan pun datang, tampaknya langit sedang menangis..
Seakan dia mengerti apa yang kurasakan kini..
Sedih, hampa, tak punya siapa-siapa..
Aku hanya sendiri disini...
Layaknya sebuah rumput yang tumbuh di gurun pasir yang luas tiada batas..
Tak ada kawan, tak ada cinta, tak ada keluarga..
Hanya aku..
Sendiri disini mencoba melawan hembusan angin yang kan menerbangkan mimpiku..
Menerjang ombak yang kan menghanyutkan semua impianku..
Memadamkan api yang mencoba memusnahkan semua cita-citaku..

"Kau bodoh ! Tak tau diri !"
"Jika saja kau punya keluarga, mereka pasti malu memilikimu !"
Kata-kata itu selalu terlontar padaku..
Kapanpun dan kemanapun aku pergi..
Selalu kucoba bertahan..
Namun rasanya terlalu sakit..
Bertahun-tahun aku menahan semua perasaan ini..
Semua rasa sakit ini, selalu kupendam..
Tak ada yang mengerti dan tak ada yang mencoba mengerti..
Harus apa aku ini..
Haruskah aku melanjutkan hidupku yang pedih dan mencoba menahan kembali semua rasa sakit ini..
Ataukah kuharus pergi meninggalkan dunia dan berharap bisa hidup bahagia di alam abadi?
Entah aku tak mengerti..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Selamat datang, Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa follow blog ini ya :)