Rabu, 05 Desember 2012

Tak Ada Lagi "Kita"

Aku dan kamu. Ya. Tak ada lagi kata "kita".
Aku dan kamu tlah berpisah dan tak bersama lagi.
Bahkan kini, aku dan kamu tlah menjalani kehidupan sendiri. Secara masing-masing.
Aku menganggapmu tak pernah ada, dan mungkin kau pun menganggapku juga begitu.
Memang pada awalnya berat untuk melepasmu.
Memang pada awalnya sangat sakit rasanya saat melihat dirimu bersanding dengan wanita lain, tepat di depan mataku. Meskipun aku tahu dia bukan siapa-siapamu.
Entahlah apa yang ku rasakan sama dengan apa yang kau rasakan saat kau melihat seorang lelaki yang memang menurutku lebih baik darimu sedang berada di sampingku, mendampingiku dan selalu ada saat aku membutuhkannya.
Entahlah aku tak tahu bagaimana perasaanmu saat melihatku dengan dia. Apakah kau juga terluka? Atau mungkin kau tak merasakan luka sedikitpun, arena kau memang sudah tak peduli dengan arti "kita" yang pernah kita banggakan dulu? Entahlah.

Namun perlu kukatakan lagi, itu tadi hanya PADA AWALNYA.
Kini? Tentu saja sudah berbeda.
Aku tak perlu lagi memikirkan dirimu. Kamu? tentu saja tak perlu memikirkanku.
Disini aku telah menemukan seseorang yang bisa menggantikan sosok dirimu dan memang selalu ada saataku memerlukan dirinya.
Dirimu juga telah mendapatkan sosok pengganti diriku disana.
Kini tak kan ada lagi kata "kita". Yang ada hanya "aku dan dia" serta "dirimu dan dirinya"

Cukuplah kita menjadi sahabat. Tak perlu sahabat dekat. Setidaknya aku dan kamu saling mengetahui keadaan masing-masing dan tentu saja menjalani hidup dan kisah masing-masing tanpa ada pertengkaran dan peselisihan di antara aku dan kamu. Karena memang  aku dan kamu sudah tak berhak dan tak pantas membicarakan dan mengingat lagi apa yang pernah terjadi di antara aku dan kamu dahulu. Itu sudah masa lalu, yang memang benar-benar akan berlalu...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Selamat datang, Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa follow blog ini ya :)