Rabu, 07 November 2012

Seuntai Kata, Pernah Kutulis Untukmu



Inilah aku. Aku yang sendiri. Aku yang terhempas tak berdaya. Aku yang hilang dan tak tau arah. Aku yang kesepian di tengah keramaian. Aku yang selalu merindukan sesuatu yang tak pantas untuk ku rindukan. Aku yang selalu mengharapkan sesuatu yang seharusnya tak pantas untuk ku harapkan. Aku yang tak pantas berada di sini. Di tempat yang ku pijak. Aku yang tak pantas berada di antara kalian. 
Inilah aku. Aku yang memikirkanmu. Aku yang selalu mengharapkan kehadiranmu. Kehadiranmu yang kupikir tak akan mungkin terjadi. Kau tak mungkin disini. Kau tak mungkin bersamaku. Kau tak mungkin disisiku. Kau hanya mimpiku. Kau hanya anganku. Kau adalah mimpi yang tak mungkin ku raih. Kau adalah angan yang tak kan mungkin ku gapai. Dan selamanya akan terus begitu. 
Inilah aku. Aku yang diam-diam memperhatikanmu. Aku yang diam-diam mengagumimu. Aku yang tak pernah berhenti memujamu. Aku yang selalu menantikan senyuman indahmu. Aku yang selalu menanti tawa bahagiamu. Aku yang selalu mencoba bahagia demi dirimu. Aku yang rela melakukan apa saja demi kebahagiaanmu. Inilah aku... 
Kau. Kau adalah seseorang yang tak pernah sadar akan kehadiranku. Kau adalah seseorang yang tak pernah sadar bahwa ada seorang wanita yang telah jatuh hati padamu sejak awal kau dan aku bertemu. Kau adalah seseorang yang tak pernah sadar bahwa ada seorang wanita yang selalu menantimu. Kau adalah seseorang yang tak pernah sadar dan tak pernah mengerti ada seorang wanita yang selalu memperhatikanmu, mempedulikanmu. Kau tak sadar akan hal itu. 
Kau. Kau adalah seorang yang seenaknya datang dan pergi begitu saja dari fikiranku. Kau adalah seseorang yang menghadirkan senyuman manis untukku. Kau juga seseorang yang menghadirkan luka yang amat dalam. Luka yang amat sangat menghancurkan hatiku dan meremukkan setiap kepingannya. 
Kau. Kau adalah seseorang yang mengajakku terbang tinggi, melayang-layang di udara. Merasakan kebahagiaan yang amat sangat dan membuatku berharap bahwa aku bisa meraih mimpi yang tak akan ku raih. Meraih mimpi untuk bersamamu, disampingmu, selalu. Namun kemudian kau hempaskanku, membuatku terjatuh dan merasakan luka yang amat pedih dan menghancurkan harapanku untuk bersamamu.

3 komentar:

  1. Bek.... Ini aku bangeeeet :( #intan#

    BalasHapus
  2. Iyaaa tp ini ngeplek banget sm cerita ku sayaang -_-

    BalasHapus

Selamat datang, Terima kasih telah berkunjung. Jangan lupa follow blog ini ya :)